About My
Bitamplet Adalah Blog yang mengulas tentang Sejarah tentang kerajaan besar di Jawa Tengah ini memang menjadi sejarah yang tidak bisa dilepaskan dari masa lalu bangsa Indonesia. Dimana Kerajaan Mataram Kuno sering disebut dengan nama Bumi Mataram. Selain itu, kerajaan ini juga dikenal dengan sebutan Kerajaan Medang.
Sumber Sejarah Kerajaan Mataram Kuno
Sekedar informasi, pada awal berdirinya pusat Kerajaan Mataram Kuno diperkirakan para ahli berada di daerah Mataram yakni dekat dengan Kota Yogyakarta sekarang.
Tapi setelah adanya Rakai Pikatan berkuasa, Kerajaan Mataram Kuno dipindahkan ke Mamrati yang sekarang adalah daerah Kedu.
Selanjutnya pada masa kekuasaan Dyah Balitung dipindahkan kembali ke Poh Pitu yakni daerah yang masih di sekitar wilayah Kedu.
Lalu pada kekuasaan Dyah Wawa, para ahli memperkirakan bahwa pusat Kerajaan Mataram Kuno dipindahkan kembali ke posisi semula yakni daerah Mataram.
Sementara Mpu Sindok, memindahkan istana Medang (Mataram Kuno) ke daerah Jawa Timur.
Seperti yang diketahui, Sejarah kerajaan mataram kuno mencatatkan bahwa raja pertama yang berkuasa adalah Sanjaya.
Raja Sanjaya pulalah yang mendirikan Wangsa Sanjaya.
Setelah Sanjaya wafat, kekuasaan diambil alih oleh Rakai Panangkaran yang selanjutnya berpindah agama dari Hindu menjadi Budha beraliran Mahayana.
Sejak masa itulah, Wangsa Sayilendra mulai berkuasa.
Pasa Wangsa Sayilendra tersebut, agama Budha dan Hindu berkembang bersama-sama.
Dimana masyarakat yang beragama Budha tinggal di bagian Selatan Jawa Tengah.
Sedangkan masyarakat yang beragama Hindu berada di bagian Utara Jawa Tengah.
Dalam Sejarah kerajaan mataram kuno, belum jelas kapan tepatnya kerajaan besar ini berdiri.
Berdasarkan Prasasti Mantyasih (907), Raja Pertama dari Kerajaan Mataram Kuno adalah Raja Sanjaya.
Hal ini juga diperjelas dengan adanya Prasasti Canggal (732) yang dikeluarkan Sanjaya tanpa menuliskan dengan jelas nama kerajaannya.
Di dalam Prasasti tersebut, Sanjaya menerangkan bahwa terdapat raja yang menguasai pulau Jawa sebelum dirinya.
Raja yang dimaksud adalah Raja Sanna yang terkenal dengan nama Bratasena.
Raja Sanna adalah raja dari Kerajaan bernama Galuh yang sebelumnya memisahkan diri dari kekuasaan Kerajaan Sunda.
Sejarah kerajaan mataram kuno dimulai ketika Sanna diturunkan dari tahtanya di Kerajaan Galuh.
Setelah itu, ia melarikan diri untuk mendapatkan perlindungan ke Kerajaan Sunda yang dipimpin oleh Tarusbawa.
Selanjutnya, Tarusbawa menjadikan Sanjaya (keponakan Sanna) sebagai menantunya.
Setelah berhasil naik tahta, Sanjaya berniat untuk kembali menguasai Kerajaan Galuh.
Setelah ia berhasil menguasai kerajaan Galuh, Kalingga dan Sunda, Sanjaya akhirnya memutuskan untuk membuat kerajaan baru bernama Kerajaan Mataram Kuno.
Namun ada beberapa peninggalan yang diberika oleh kerajaan mataram kuno.
